Franchise Kopi Dalam Hati menjadi salah satu pilihan menarik bagi calon pengusaha yang ingin memasuki bisnis minuman kekinian. Konsep usaha ini menawarkan peluang dengan sistem kemitraan yang lebih praktis. Selain itu, tren minum kopi masih berkembang di berbagai daerah. Karena itu, bisnis coffee shop memiliki pasar yang cukup luas. Calon mitra juga dapat menjalankan usaha dengan konsep yang sudah disiapkan. Selanjutnya, dukungan operasional dapat membantu proses pembukaan outlet. Namun, calon pengusaha tetap perlu memahami biaya, lokasi, menu, dan strategi pemasaran. Dengan perencanaan yang tepat, Franchise Kopi Dalam Hati dapat menjadi pilihan bisnis yang layak dipertimbangkan.
Pemilik Dan Perkembangan Franchise Kopi Dalam Hati
Franchise Kopi Dalam Hati hadir sebagai brand kopi lokal yang mengusung konsep modern dan dekat dengan gaya hidup masyarakat. Brand ini menawarkan minuman berbasis kopi dengan harga yang menyasar pasar luas. Selain itu, Franchise Kopi Dalam Hati juga menyediakan pilihan non-kopi serta pastry. Dengan begitu, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan saat berkunjung.
Dari sisi konsep, Franchise Kopi Dalam Hati menawarkan dua format outlet. Pertama, terdapat konsep booth yang praktis dan mudah ditempatkan di berbagai lokasi. Kedua, tersedia konsep mini café yang memberikan pengalaman lebih nyaman bagi pelanggan. Karena itu, calon mitra dapat memilih format usaha sesuai kondisi lokasi dan kemampuan investasinya. Informasi tersebut juga tercantum dalam situs resmi Kopi Dalam Hati.
Perkembangan brand ini kemudian diarahkan melalui sistem kemitraan. Franchise Kopi Dalam Hati membuka kesempatan bagi individu maupun investor untuk mengembangkan outlet di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, manajemen menawarkan dukungan seperti pelatihan, pendampingan operasional, desain outlet, dan pemasaran. Strategi tersebut membantu calon mitra menjalankan bisnis dengan sistem yang lebih terarah.
Dari sisi legalitas merek, nama “KOPI DALAM HATI + LOGO” tercatat dalam Berita Resmi Merek DJKI dengan nomor permohonan JID2025028603 pada 26 Maret 2025. Kopi Dalam hati berada di bawah Naungan PT. Bogatama Makmur Sukses Atau PT. Bogatama Grup dengan kepemilikan oleh Mr. Berlian Richie Sebagai pimpinan Gorup dan Khairurizal sebagai wakil pimpinan Grup serta Agus Setiawan Sebagai Direktur. PT. Bogatama Makmur Sukses Atau BMS adalah PT multibrand food and Beverages ternama yang menanungi banyak Brands Kuliner dan Automotif.
Perkembangannya tetap menunjukkan perhatian pasar yang cukup positif. Pada IFBC 2026, Kopi Dalam Hati dilaporkan meraih penghargaan Top Business Opportunity. Laporan tersebut juga menyebut pertumbuhan outlet mitra yang agresif. Dengan konsep yang fleksibel dan sistem kemitraan, brand ini memiliki peluang untuk terus memperluas jangkauan.
Dengan demikian, Franchise Kopi Dalam Hati dapat menjadi pilihan bagi calon pengusaha yang ingin masuk ke bisnis coffee shop. Namun, calon mitra tetap perlu mengecek proposal, legalitas perusahaan, serta identitas pemilik secara langsung sebelum melakukan investasi.

Biaya Franchise Kopi Dalam Hati

Franchise Kopi Dalam Hati menawarkan peluang kemitraan dengan konsep outlet yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon mitra. Berdasarkan informasi yang tersedia, brand ini menyediakan pilihan konsep booth dan mini café. Karena itu, kebutuhan modal dapat berbeda sesuai format outlet, lokasi, serta fasilitas yang dipilih.
Untuk gambaran awal, biaya kemitraan Kopi Dalam Hati berada di kisaran Rp100 juta sampai Rp150 juta. Namun, beberapa informasi terbaru dari pihak mitra pemasaran mencantumkan paket mulai sekitar Rp88 juta hingga outlet sekitar Rp197 juta. Oleh sebab itu, calon mitra sebaiknya meminta proposal terbaru sebelum menentukan paket investasi.
| Paket/Format | Estimasi Harga |
|---|---|
| Mini Coffee Shop | Mulai Rp88 juta |
| Paket Kemitraan | Rp100–150 juta |
| Outlet Skala Lebih Besar | Hingga sekitar Rp197 juta |
Perlu diperhatikan bahwa angka tersebut merupakan estimasi dari informasi yang tersedia. Harga dapat berubah mengikuti fasilitas, ukuran outlet, perlengkapan, dan kondisi lokasi. Pihak Kopi Dalam Hati juga menyatakan bahwa biaya investasi dapat mengalami perubahan sesuai penyesuaian harga bahan, peralatan, maupun strategi perusahaan.
Selain modal kemitraan, calon mitra perlu menyiapkan dana operasional. Biaya ini dapat mencakup sewa tempat, renovasi tambahan, gaji karyawan, utilitas, serta promosi lokal. Jadi, jangan hanya menghitung biaya paket saat membuat perencanaan bisnis.
Menariknya, Franchise Kopi Dalam Hati menyebutkan bahwa sistem kemitraannya tidak mengenakan royalti bulanan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Mitra juga memperoleh dukungan seperti pelatihan, pendampingan operasional, desain outlet, serta dukungan pemasaran.
Selanjutnya, lokasi menjadi faktor penting dalam menentukan kebutuhan investasi. Outlet di area dengan biaya sewa tinggi tentu membutuhkan modal lebih besar. Sebaliknya, lokasi dengan biaya lebih rendah dapat membantu menjaga anggaran awal.
Dengan demikian, biaya Franchise Kopi Dalam Hati perlu dihitung secara menyeluruh. Jangan hanya melihat harga paket. Pertimbangkan juga modal kerja dan potensi penjualan. Setelah itu, bandingkan fasilitas yang diperoleh dengan nilai investasi. Langkah tersebut membantu calon mitra membuat keputusan bisnis secara lebih realistis.

Cara Daftar dan Langkah – Langkah membeli Franchise Kopi Dalam Hati
Franchise Kopi Dalam Hati menawarkan sistem kemitraan bagi individu maupun investor yang ingin memulai bisnis coffee shop. Proses pendaftarannya dapat dilakukan melalui manajemen resmi. Selanjutnya, calon mitra perlu mengikuti beberapa tahapan sebelum outlet mulai beroperasi. Berdasarkan informasi yang tersedia, proses tersebut mencakup pendaftaran, diskusi, survei lokasi, kontrak, persiapan outlet, pelatihan, hingga pembukaan.
1. Menghubungi Tim Kopi Dalam Hati
Langkah pertama yaitu menghubungi tim kemitraan. Calon mitra dapat menyampaikan minat untuk bergabung. Setelah itu, tim akan memberikan informasi mengenai program kemitraan. Siapkan data diri dan informasi lokasi usaha agar proses komunikasi berjalan lebih mudah.
2. Mengisi Data Pendaftaran
Selanjutnya, calon mitra perlu mengisi formulir pendaftaran. Data yang diberikan biasanya mencakup identitas, lokasi, serta informasi terkait rencana usaha. Pastikan semua data ditulis dengan benar. Dengan begitu, tim dapat memproses pengajuan secara lebih cepat.
3. Mengikuti Diskusi Kemitraan
Setelah pendaftaran, calon mitra dapat berdiskusi dengan pihak manajemen. Pada tahap ini, calon mitra bisa mempelajari paket investasi, sistem operasional, fasilitas, dan dukungan yang diberikan. Selain itu, tanyakan juga berbagai biaya yang perlu disiapkan sejak awal.
4. Mengajukan dan Menentukan Lokasi
Berikutnya, calon mitra mengajukan lokasi outlet. Tim dapat melakukan survei untuk menilai potensi lokasi tersebut. Faktor seperti tingkat keramaian, akses, target konsumen, dan persaingan perlu diperhatikan. Karena itu, pilih lokasi yang sesuai dengan karakter bisnis kopi.
5. Menandatangani Kontrak Kemitraan
Jika lokasi telah disetujui, proses dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak. Calon mitra perlu membaca setiap ketentuan dengan teliti. Pastikan memahami hak dan kewajiban kedua pihak. Setelah itu, pembayaran dilakukan sesuai paket yang telah disepakati.
6. Mempersiapkan Outlet
Setelah kontrak selesai, proses pembangunan atau persiapan outlet dapat dimulai. Tim pusat membantu menyiapkan desain dan kebutuhan outlet sesuai konsep brand. Peralatan serta bahan awal juga dipersiapkan berdasarkan paket kemitraan.
7. Mengikuti Training
Selanjutnya, mitra dan karyawan mengikuti pelatihan. Materinya dapat mencakup pembuatan menu, pelayanan, sistem kasir, kebersihan, dan operasional outlet. Tahap ini penting agar tim mampu menjalankan bisnis sesuai standar yang ditetapkan.
8. Melakukan Grand Opening
Tahap terakhir adalah pembukaan outlet. Tim pusat memberikan dukungan awal untuk membantu kegiatan promosi. Setelah outlet beroperasi, mitra tetap perlu mengelola pelayanan, pemasaran, dan keuangan secara aktif. Dengan mengikuti setiap tahapan secara terstruktur, proses membeli Franchise Kopi Dalam Hati dapat berjalan lebih terarah.
Keunggulan Franchise Kopi Dalam Hati Dibandingkan Kompetitor

Franchise Kopi Dalam Hati menawarkan beberapa keunggulan yang menarik untuk calon pelaku usaha. Konsepnya tidak hanya mengandalkan penjualan kopi. Brand ini juga menghadirkan pilihan minuman lain yang dapat menjangkau selera konsumen lebih luas. Karena itu, mitra memiliki peluang untuk melayani lebih banyak segmen pelanggan.
Salah satu keunggulannya terletak pada pilihan konsep outlet. Calon mitra dapat menyesuaikan format usaha dengan karakter lokasi. Pilihan tersebut membuat kebutuhan investasi bisa lebih fleksibel. Selain itu, ukuran outlet dapat disesuaikan dengan potensi pasar di sekitar lokasi.
Selanjutnya, brand menyediakan dukungan bagi mitra. Dukungan ini penting, terutama bagi pengusaha yang belum memiliki banyak pengalaman dalam bisnis coffee shop. Tim pusat dapat membantu proses persiapan outlet. Mitra juga memperoleh arahan mengenai operasional dan standar pelayanan. Dengan begitu, proses menjalankan bisnis menjadi lebih terarah.
Franchise Kopi Dalam Hati juga mengembangkan konsep yang dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini. Desain outlet dibuat agar terlihat modern dan nyaman. Oleh sebab itu, pelanggan tidak hanya datang untuk membeli minuman. Mereka juga dapat menikmati suasana outlet sambil berbincang atau bekerja.
Dari sisi produk, variasi menu menjadi faktor penting. Konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda. Sebagian menyukai kopi. Namun, sebagian lainnya lebih memilih minuman non-kopi. Karena itu, keberagaman menu dapat membantu mitra menciptakan lebih banyak peluang transaksi.
Selain itu, strategi pemasaran dapat menjadi pendukung perkembangan outlet. Mitra dapat memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk. Promosi lokal juga bisa dilakukan sesuai karakter konsumen di sekitar outlet. Dengan strategi yang konsisten, brand dapat membangun hubungan lebih dekat dengan pelanggan.
Namun, keunggulan tersebut tetap perlu dibandingkan dengan kondisi kompetitor. Setiap franchise memiliki biaya, sistem, fasilitas, dan aturan yang berbeda. Karena itu, calon mitra sebaiknya melakukan perbandingan sebelum mengambil keputusan.
Pada akhirnya, Franchise Kopi Dalam Hati dapat menjadi pilihan bagi calon pengusaha yang mencari bisnis minuman dengan konsep kemitraan. Dukungan operasional, pilihan konsep outlet, dan variasi produk menjadi beberapa aspek yang menarik. Meski begitu, calon mitra tetap perlu menghitung modal, potensi penjualan, serta kondisi pasar secara realistis.
Menu di Kopi Dalam Hati
Franchise Kopi Dalam Hati menghadirkan pilihan menu yang cukup beragam untuk menjangkau berbagai selera pelanggan. Selain kopi, brand ini juga menawarkan minuman non-kopi dan pilihan makanan pendamping. Karena itu, pelanggan dapat memilih produk sesuai preferensi dan kebutuhan. Harga menu juga menjadi faktor penting dalam menarik konsumen. Namun, harga dapat berbeda berdasarkan lokasi outlet dan kebijakan yang berlaku.
Berikut contoh kisaran harga menu yang dapat digunakan sebagai gambaran awal:
| Kategori | Contoh Menu | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Kopi | Kopi Susu | Rp18.000–Rp25.000 |
| Kopi | Kopi Aren | Rp20.000–Rp27.000 |
| Kopi | Americano | Rp18.000–Rp23.000 |
| Kopi | Cappuccino | Rp22.000–Rp28.000 |
| Non-Kopi | Chocolate | Rp20.000–Rp27.000 |
| Non-Kopi | Matcha | Rp22.000–Rp28.000 |
| Non-Kopi | Red Velvet | Rp20.000–Rp27.000 |
| Non-Kopi | Taro | Rp20.000–Rp27.000 |
| Tea | Lemon Tea | Rp15.000–Rp22.000 |
| Makanan | Pastry | Rp15.000–Rp25.000 |
Kisaran tersebut hanya menjadi ilustrasi. Calon mitra sebaiknya meminta daftar harga terbaru dari pihak Franchise Kopi Dalam Hati sebelum menggunakan angka tersebut sebagai acuan bisnis. Harga dapat berubah mengikuti kebijakan pusat, biaya bahan baku, serta kondisi masing-masing wilayah.
Selain itu, mitra perlu memahami karakter konsumen di sekitar outlet. Pelanggan di kawasan kampus mungkin memiliki sensitivitas harga yang berbeda dengan pelanggan di kawasan perkantoran. Oleh sebab itu, penentuan lokasi ikut memengaruhi strategi harga.
Selanjutnya, variasi menu dapat membantu meningkatkan nilai transaksi. Pelanggan yang awalnya hanya membeli kopi dapat tertarik menambahkan pastry atau makanan pendamping. Dengan demikian, outlet memiliki peluang meningkatkan rata-rata pembelian setiap pelanggan.
Promosi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan menu tertentu. Misalnya, mitra dapat menawarkan paket minuman dan makanan. Strategi tersebut dapat menarik pelanggan baru. Namun, promosi tetap perlu memperhatikan margin keuntungan.
Pada akhirnya, harga menu Franchise Kopi Dalam Hati perlu disesuaikan dengan daya beli pasar. Mitra tidak cukup hanya menawarkan harga murah. Mereka juga harus menjaga kualitas rasa, pelayanan, dan konsistensi produk. Dengan kombinasi tersebut, outlet dapat membangun pengalaman pelanggan yang positif sekaligus menjaga potensi keuntungan.
Potensi Keuntungan Franchise Kopi Dalam Hati
Franchise Kopi Dalam Hati memiliki potensi keuntungan yang menarik bagi calon pelaku usaha. Bisnis kopi masih memiliki pasar yang luas. Selain itu, kebiasaan masyarakat membeli minuman siap saji terus berkembang. Karena itu, outlet dengan lokasi strategis berpeluang mendapatkan pelanggan secara konsisten.
Salah satu faktor yang mendukung potensi keuntungan adalah variasi menu. Kopi menjadi produk utama. Namun, pelanggan juga dapat memilih minuman non-kopi dan makanan pendamping. Dengan pilihan tersebut, outlet tidak hanya mengandalkan satu jenis produk. Selanjutnya, mitra dapat menawarkan paket menu untuk meningkatkan nilai transaksi.
Lokasi juga memegang peranan penting. Outlet yang berada di dekat perkantoran, kampus, pusat kuliner, atau area permukiman memiliki peluang mendapatkan pasar yang lebih besar. Namun, mitra perlu melakukan survei terlebih dahulu. Tingkat keramaian belum tentu menunjukkan potensi penjualan. Oleh sebab itu, calon mitra perlu melihat karakter konsumen dan tingkat persaingan di sekitar lokasi.
Selain lokasi, pengelolaan biaya ikut menentukan keuntungan. Mitra perlu mengontrol pembelian bahan baku. Biaya tenaga kerja juga harus dihitung secara rutin. Begitu pula dengan biaya sewa, listrik, promosi, dan operasional lainnya. Dengan pengelolaan yang disiplin, mitra dapat menjaga margin usaha.
Strategi pemasaran kemudian menjadi faktor pendukung berikutnya. Mitra dapat memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan produk. Promo pembukaan juga bisa menarik pelanggan baru. Setelah itu, program loyalitas dapat membantu mendorong pembelian ulang. Dengan demikian, outlet memiliki peluang membangun pelanggan tetap.
Namun, potensi keuntungan tidak berarti keuntungan pasti. Setiap outlet memiliki kondisi pasar yang berbeda. Jumlah transaksi juga dapat berubah setiap hari. Karena itu, calon mitra perlu membuat simulasi keuangan sebelum memulai usaha.
Sebagai gambaran, misalnya sebuah outlet mampu menjual 80 cup per hari dengan rata-rata transaksi Rp22.000. Maka omzet kotor harian mencapai sekitar Rp1,76 juta. Jika outlet beroperasi selama 30 hari, omzet kotor bulanan dapat mencapai sekitar Rp52,8 juta. Angka tersebut belum dikurangi berbagai biaya operasional.
Pada akhirnya, Franchise Kopi Dalam Hati dapat memberikan peluang bisnis yang menarik. Namun, keberhasilannya tetap bergantung pada lokasi, penjualan, pelayanan, dan pengelolaan biaya. Karena itu, mitra perlu menjalankan bisnis secara aktif dan melakukan evaluasi secara berkala.
Tips Memilih Lokasi Franchise Kopi Dalam Hati
Memilih lokasi menjadi salah satu langkah penting sebelum membuka Franchise Kopi Dalam Hati. Lokasi yang tepat dapat membantu outlet menjangkau lebih banyak pelanggan. Karena itu, calon mitra tidak boleh memilih tempat hanya berdasarkan harga sewa. Mereka perlu melihat potensi pasar dan kondisi lingkungan secara menyeluruh.
Pertama, pilih area dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Kawasan perkantoran, kampus, pusat kuliner, dan permukiman dapat menjadi pilihan. Namun, calon mitra tetap perlu menyesuaikan lokasi dengan target konsumen. Dengan begitu, outlet dapat menjangkau pelanggan yang sesuai dengan konsep bisnis.
Kedua, perhatikan tingkat visibilitas tempat. Outlet sebaiknya mudah terlihat dari jalan. Papan nama juga harus dapat terbaca dengan jelas. Selanjutnya, pastikan lokasi memiliki akses yang nyaman. Pelanggan akan lebih mudah datang jika mereka dapat mencapai outlet tanpa kesulitan.
Ketiga, cek ketersediaan area parkir. Faktor ini sering dianggap sederhana. Padahal, parkir yang terbatas dapat membuat pelanggan berpikir ulang untuk berkunjung. Oleh sebab itu, pilih lokasi yang menyediakan ruang parkir cukup atau memiliki alternatif parkir di sekitar outlet.
Keempat, lakukan survei pada beberapa waktu berbeda. Jangan hanya datang pada siang hari. Amati kondisi lokasi pada pagi, sore, dan malam. Cara ini membantu calon mitra mengetahui pola keramaian secara lebih akurat. Selain itu, perhatikan hari kerja dan akhir pekan.
Kelima, pelajari kompetitor di sekitar lokasi. Kehadiran coffee shop lain tidak selalu menjadi masalah. Bahkan, kawasan yang sudah dikenal sebagai pusat kuliner dapat memiliki pasar yang kuat. Namun, calon mitra perlu melihat jumlah kompetitor dan karakter produk yang mereka tawarkan.
Selanjutnya, hitung biaya sewa secara realistis. Jangan memilih tempat yang terlalu mahal hanya karena berada di kawasan ramai. Biaya sewa harus seimbang dengan perkiraan omzet. Dengan demikian, bisnis tetap memiliki ruang untuk menutup biaya operasional dan menghasilkan keuntungan.
Terakhir, perhatikan kondisi bangunan dan fasilitas pendukung. Pastikan tersedia listrik, air, jaringan internet, serta ruang yang sesuai dengan kebutuhan outlet. Jika perlu renovasi, hitung biayanya sejak awal.
Pada akhirnya, lokasi Franchise Kopi Dalam Hati harus dipilih berdasarkan data. Lakukan survei, hitung biaya, dan kenali calon pelanggan. Dengan perencanaan tersebut, mitra dapat meningkatkan peluang outlet berkembang secara berkelanjutan.